??FAIDAH TENTANG PUASA ASYURA

✍Assyaikh Zakariya al’adniy Hafidzahullah.

?Tingkatkan puasa Asyura ?

?ibnulQoyyim Rahimahullah telah menyebutkan tentang puasa Asyura 3 tingkatan :

1⃣Tingkatan pertama:
“Puasa satu hari sebelum dan setelahnya”

?Puasa tiga hari, yaitu tanggal 9,10,11.

?Sungguh telah disebutkan riwayatnya didalam riwayat al-Baihaqi
(puasalah kalian satu hari sebelum dan setelahnya)
dan ini adalah hadits yang dha’if (lemah)

?Atas dasar ini apabila haditsnya tidak shahih maka tidak diamalkan dikarenakan ibadah adalah tauqifiyyah
(dikembalikan kepada dalil yang shahih) kembali kepada nash(AlQur’an dan assunnah yang shahih).

2⃣Tingkatan kedua : “puasa tanggal 9 dan 10,

?Dalilnya adalah sebagaimana yang shahih didalam shahih Muslim: bahwasanya Nabi Shallallahu alaihi wasallam berkata didalam hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma : ” jika usia saya sampai pada tahun yang akan datang saya akan puasa tanggal 9 dan 10″.

3⃣Tingkatan ke tiga: “menyendirikan tanggal 10 untuk puasa,

?Dikarenakan telah datang keterangan didalam hadits abu Qatadah bahwa Nabi Shallallahu alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari Asyura, beliau menjawab: saya berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa satu tahun yang lalu” .

?Nabi shalallahu alaihi wasallam menjadikan keutamaan tersebut dibangun berdasarkan puasa hari Asyura saja (tanggal 10), maka hal ini menunjukkan tidak mengapa seseorang menyendirikan hari Asyura dengan puasa,

?Dan boleh seseorang puasa pada hari Asyura(tanggal 10) dikarenakan Nabi Shallallahu alaihig wasallam tidak mensyaratkan untuk mendapatkan keutamaan (menghapus dosa satu tahun yang lalu) harus puasa tanggal 9,

?Bahkan beliau hanya ditanya tentang keutamaan puasa Asyura (tanggal 10) beliau menjawab: saya berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa satu tahun yang lalu)

?Hal itu menunjukkan bahwa tidak mengapa seseorang hanya puasa tanggal 10.

?Dan ini tidak makruh

?Dan seseorang mendapatkan keutamaan tersebut.

Syarh kitabusshiyam dari kitab Minhajussalikin.

?Dari group dan Chanel durus dan muhaadharah masyaayaikh adn.

https://goo.gl/AmJXrW

Diterjemahkan oleh: ?
Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu ‘umar غفر الله له

Website: ?
Salafycurup.com

➡Telegram.me/salafycurup