?”Nasihat indah”

☑?Ketentraman itu adalah ketentraman hati bukan ketentraman jasad

?Assyaikh Shalih alfauzan Hafidzahullah.

?(Allah berfirman)
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ

“Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman,
Maka sesungguhnya akan kami berikan padanya kehidupan yang baik” (an-Nahl : 97).

?Ini kehidupannya di dunia , hidup dengan kehidupan yang baik, menyenangkan dan tenang hatinya,

?Oleh karena itu kalian dapati orang-orang yang taat kepada Allah adalah orang-orang yang paling menyenangkan kehidupannya dan paling tentram.

?Dikarenakan ketentraman adalah ketentraman hati bukan ketentraman jasad.

?Hati-hati mereka tentram, mereka hidup dengan berdzikir kepada Allah, mereka hidup dalam kenikmatan dengan dzikir kepada Allah bukan dengan syahwat, piknik dan kesenangan (dunia),

❌”Tidak”

✅Mereka hidup dengan berdzikir kepada Allah, itulah kegembiraan mereka.

?Oleh karena itu sebagian mereka mengatakan:
Jika penghuni surga seperti apa yang kami berada didalamnya,

✅Sesungguhnya mereka berada dalam kehidupan yang baik karena mereka mendapatkan ketentraman, ketenangan, kelezatan ibadah dan kelezatan dzikir didalam kehidupan ini.

☄Sementara orang-orang kafir, meskipun diberi dunia semuanya dan kesenangan(dunia) semuanya maka sesungguhnya mereka dalam kesengsaraan dan kelelahan, karena hati merasa gelisah, wajah mereka menghitam.

?Adapun mukmin maka kehidupan mereka baik didunia ini, kehidupan yang baik, diatas keimanan dan dzikir kepada Allah, berlezat-lezat dengan ketaatan(kepada Allah), mencintai ibadah.

?Oleh karena itu sebagian yang lain mengatakan:
“Ahli dunia (para pecinta Dunia) telah keluar dari dunia *namun belum merasakan sesuatu yang paling manis didalamnya,* dikatakan: apa yang paling manis didalamnya ❓lalu ia menjawab: dzikrullah ini adalah yang paling manis didunia, mereka keluar ke dunia dan belum merasakan sesuatu yang paling manis didalamnya, ini adalah pengharaman
(untuknya) kita berlindung kepada Allah.

?(Firman Allah)

فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ

Akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik(an-Nahl: 97)

⚖Didunia dengan ibadah, dzikir, ketaatan kepada Allah ‘azza wa jalla, ketenangan, keimanan dan cahaya,

?Kemudian diakhirat: ??

?(Allah berfirman):

وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ

dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan(ketika didunia).(al ankabut: 7).

✅Mereka masuk ke dalam surga, bersenang-senang didalamnya dengan kenikmatan yang selama-lamanya yang tidak akan terputus seperti didunia,

✋Mereka tidak takut dari musuh, tidak takut sakit, tidak takut meninggal, tidak pula kepikunan, kefakiran, dan tidak pula takut dari kurangnya kebutuhan,

?”Mereka mendapatkan keamanan”.

?(Allah berfirman)

وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آمِنُونَ

dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang sangat tinggi (dalam surga).(saba’ : 37).

?(Allah berfirman):

اُدْخُلُوها بِسَلَامٍ آمِنِيْنَ

Masuklah kedalamnya(surga) dalam keadaan aman. (Al-hijr: 46).

?(Allah berfirman):

وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ

dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan(ketika didunia).(al ankabut: 7).

✅Inilah kehidupan yang baik.

Sumber: ?

Alih bahasa: ✍
Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu ‘umar غفر الله له.

Website: ?
Salafycurup.com

?Telegram.me/salafycurup