Salafycurup.com ~ Menebar cahaya nubuwah

Kunci dari Qadha(Memutus Perkara Perselisihan) adalah Pemahaman, bukan Sekedar Ilmu

Kunci dari Qadha(Memutus Perkara Perselisihan) adalah Pemahaman, bukan Sekedar Ilmu

Ditulis oleh Abu Fudhoil. Di Fawaid Fiqih Manhaj . Diterbitkan pada 14 Muharram 1439H / 14-10-2017.

Kunci dari Qadha(Memutus Perkara Perselisihan) adalah Pemahaman, bukan Sekedar Ilmu

Al-Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah –rahimahullah- berkata:

“Seseorang berkata kepada Iyyas bin Mu’awiyyah :

“Ajarkan kepadaku qadha’(yaitu cara memutuskan perkara dalam perselisihan)?”

Beliau menjawab:

“Sungguh qadha’ itu tidak bisa diajarkan. Tidak lain qadha’ itu dengan pemahaman.”

Dan inilah kunci rahasia dalam permasalahan. Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَدَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ إِذْ يَحْكُمَانِ فِي الْحَرْثِ إِذْ نَفَشَتْ فِيهِ غَنَمُ الْقَوْمِ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شَاهِدِينَ ﴿٧٨﴾ فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ وَكُلّاً آتَيْنَا حُكْماً وَعِلْماً ﴿٧٩﴾

_078. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu,_

_079. maka Kami telah memberikan *pemahaman* kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu._ *Q.S. Al-Anbiyaa’ : 78 – 79.*

☝🏻Maka Allah mengkhususkan Sulaiman –‘alaihissalam- dengan pemahaman dalam memutuskan perkara bersamaan Dia menyamakan keduanya dengan ilmu.

❗Dan kekhususan Iyyas dan Syuraih bersamaan keduanya sama-sama memiliki ilmu dengan orang sezamannya(dari ulama) adalah dalam hal:

▪ *Pemahaman terhadap waqi’ (data, realita, dan fakta).*
▪ *Kemampuan beristidlal dengan tanda-tanda tertentu dan mengambil kesaksian dari kondisi-kondisi yang ada.*

☝🏻Dan hal ini yang luput dari banyak hakim pemutus perkara sehingga mereka menghilangkan banyak hak-hak (yang seharusnya diberikan antara orang yang berselisih).

*Ath-Thuruq al-Hukumiyyah 1/ 88 – 90*

—————————————————–

Diantara faidah dari penjelasan Ibnul Qayyim rahimahullah:

1.       Menghukumi dan memutus suatu perkara perselisihan ditetapkan berdasarkan pemahaman yang lebih dari sekedar ilmu.

2.       Banyak orang sama-sama berilmu namun Allah beri perbedaan tingkat pemahaman dalam memutuskan dan menyelesaikan suatu perkara sengketa.
✍🏻Jika perbedaan ini terjadi antara orang yang sama-sama berilmu –bahkan sesama nabi- lalu bagaimana antara orang yang berilmu dengan yang bukan?

3.       Menghukumi dan memutus suatu perkara perselisihan TIDAK berdasarkan pemahaman yang lebih dari sekedar ilmu AKAN berakibat banyak hak manusia yang hilang dan terabaikan. Jangan berani menghukumi sesuatu ketika ada yang lebih memahami tentangnya.

Semoga Allah merahmati hamba yang memahami kadar dirinya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menasihatkan:
“Hati itu lemah sedang fitnah itu menyambar dengan cepat.”

# _Muhibbukum Fillah_

Faidah Dari:
Al ustadz Abu Yahya Abdullah
Al maidaniy
حفظه الله

Dikutip dari group: 📔
Salafy Sumatera.

Turut publikasi :🚀
↪Salafycurup.com
↪Telegram.me/salafycurup

Shortlink : http://salafycurup.com/?p=551


86 out of 100 based on 427 user ratings
1 stars 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Artikel Lainnya dari Fawaid Fiqih Manhaj

✋Jaga lisan ketika marah

✋Jaga lisan ketika marah

*⚖Latihlah dirimu agar mau mengakui kesalahan dan kembali pada kebenaran

*⚖Latihlah dirimu agar mau mengakui kesalahan dan kembali pada kebenaran

💰🏠Hukum menitipkan uang di bank

💰🏠Hukum menitipkan uang di bank

✅🏡Inilah perniagaan yang menguntungkanmu
✅🏡Inilah perniagaan yang menguntungkanmu
Wahai saudaraku sesungguhnya semua itu telah Allah tentukan
Wahai saudaraku sesungguhnya semua itu telah Allah tentukan
Pentingnya memperbaiki akhlak setelah mengenal manhaj salaf Pentingnya memperbaiki akhlak setelah mengenal manhaj salaf
Apakah dzikir setelah shalat fardhu dibaca juga seusai shalat Sunnah Apakah dzikir setelah shalat fardhu dibaca juga seusai shalat Sunnah
Ketentraman itu adalah ketentraman hati Ketentraman itu adalah ketentraman hati


Galeri Salafy Curup

✋Jaga lisan ketika marah *⚖Latihlah dirimu agar mau mengakui kesalahan dan kembali pada kebenaran 💰🏠Hukum menitipkan uang di bank ✅🏡Inilah perniagaan yang menguntungkanmu Wahai saudaraku sesungguhnya semua itu telah Allah tentukan Pentingnya memperbaiki akhlak setelah mengenal manhaj salaf Apakah dzikir setelah shalat fardhu dibaca juga seusai shalat Sunnah Ketentraman itu adalah ketentraman hati Sungguh beruntung seorang yang Allah beri kecukupan padanya Jawaban dari pertanyaan tentang kabar 🌷📜Seperti apakah istri yang shalihah❓ 📝Amalan-amalan yang membantu seorang hamba untuk ikhlas didalam ibadah 📓Inilah Dakwah Ahlussunnah Wal Jama’ah 🚪Sebab-sebab Allah Menguji Hamba-Nya 📖Membaca Al-Quran dengan mushaf lebih utama dari handphone📲 💥Pelajaran adab💥  Tidak sepantasnya jika engkau katakan kepada tamu : saya ambilkan engkau makan ❓saya ambilkan minum❓ ✍ Tanda Allah Menerima Taubat Seorang Hamba 👍📖Bersabar dari kesedihan dan kesulitan hidup akan menambahkan keutamaan dan pahala seseorang 🌷🛍Berbahagialah jika engkau memiliki anak perempuan atau memelihara anak perempuan 💊🍯Bagaimana cara memperbaiki batin❓ 🛏 Apakah orang yang sakit mendapatkan pahala ❓ 🚨⚖Penjelasan hadits bersegeralah beramal sebelum datangnya fitnah(ujian) 📖✊Nasihat ulama agar senantiasa kokoh diatas kebenaran ✍💥✊Manusia butuh peringatan meskipun mereka para penuntut ilmu

Kolom Komentar

Artikel Terbaru

Kategori

Arsip

Halaman

Asatidzah Pembimbing

Buku Tamu

Situs Ulama

Situs Salafy Indonesia

Tentang Kami Hubungi Kami Alamat Kami Buku Tamu Kritik & Saran

Salafycurup.com adalah situs resmi salafy curup provinsi Bengkulu. Alamat : Jl. Batu Galing RT.4 RW.1 Kelurahan Air Bang, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Cp : +62 823 71589900 (Abu ‘Aisyah)

© Copyright 2017 Salafycurup.com. All Rights Reserved.